Update terakhir : October 26, 2020

Bingung Mau Investasi Saham Atau Reksadana? Baca Dulu Ini – Beberpa orang kebingungan dalam memilih saham atau reksadana. Pilihan yang menuai banyak pertimbangan ini membuat beberapa orang merasa kebingungan. Mungkin anda adalah salah satu dari orang-orang tersebut. Memang, menentukan pilihan bukanlah hal yang mudah.

Perlu anda ketahui bahwa ada 3 faktor utama yang perlu anda pertimbangkan saat ingin berinvestasi saham atau reksadana. Faktor tersebut ialah resiko yang harus diterima, tingkat pengembalian yang diinginkan, serta biaya yang bersedia ditanggu saat berinvestasi.

Sebelum anda memilih berinvestasi saham atau reksadana. Sebaiknya anda memahami terlebih dahulu tentang keunggulan serta resiko dari produk tersebut. Dengan upaya ini, anda akan dapat memilih mana produk yang cocok untuk anda. Anda tidak perlu tergesa-gesa untuk menentukan pilihan, anda bisa mencari informasi tentang produk ini lewat internet atau menghubungi langsung pihak terkait.

Apa Saja Pertimbangan Sebelum Investasi Saham Atau Reksadana?

Bingung Mau Investasi Saham Atau Reksadana? Baca Dulu Ini
Bingung Mau Investasi Saham Atau Reksadana? Baca Dulu Ini | Image Source : unsplash.com

Biasannya ada beberapa hal yang perlu anda pertimbangkan saat akan memilih investasi saham atau reksadana. Berikut kami akan berikan beberapa pertimbangannya :

1. Mengetahui Perbedaan Antara Investasi Saham dan Reksadana

Anda harus mengetahui perbedaan dari investasi saham dan reksadana. Ini hal yang penting untuk anda ketahui terlebih dahulu karena ini adalah dasar dari pertimbangan anda. Apa perbedaan investasi saham dan reksadana ?

Investasi saham artinya anda memiliki bagian kepemilikan disalah satu perusahaan. Saham yang akan memberikan dividen yang akan dibayarkan setiap kuartal atau tahunan. Tak hanya itu, anda juga mendapatkan keuntungan saat menjual kembali saham anda ke pasar saham. Saat harga beli lebih rendah daripada harga jual, maka darisanalah anda akan mendapatkan keuntungan.

Lalu apa itu reksadana?. Reksadana ialah sekumpulan produk investasi yang dikelola oleh manajer investasi. Biasaya pada reksadana ini berupa saham, obligasi, surat utang, dan deposito.

Saat investasi saham, anda dapat memilih jenis perusahaan berdasarkan kategori tertentu. Anda juga dapat menentukan strategi investasi yang diinginkan, apakah ingin menahan dalam jangka panjangn atau melakukan perdagangan jangka pendek. Namun pada umumnya, investasi saham ditujukan untuk jangka panjang yaitu diatas 10 tahun.

Namun jika reksadana pasar uang, maka investasi yang ditujukan untuk jangka pendek yaitu dibawah 2 tahun. Reksadana saham ditujukan untuk investasi jangkan panjang yaitu diatas 7 tahun.

2. Tingkat Pengembalian (Return) Yang Akan Didapatkan

Ini hal yang perlu juga untuk anda ketahui. Investasi saham jauh lebih beresiko daripada inestasi reksadana. Dengan resiko yang tinggi ini, wajar saja jika anda mendapatkan return yang tinggi pula saat berinvestasi.

Namun jika dibandingkan antara investasi saham dengan reksadana. Jauh lebih aman reksadana karena dana yang dimiliki investor akan dikelola oleh manajer investasi. Setiap keputusan tentang produk investasi yang akan anda beli atau masalah persentasi untuk jenis investasi. Semua akan dilakukan oleh manajer investasi untuk investor. Tak hanya itu, reksadana juga menerapkan diversifikasi didalamnya dan hal ini dapat mengurangi resiko.

3. Waktu Yang Diperlukan Untuk Memahami Investasi

Anda perlu mempertimbangkan berapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk mempelajari investasi. Saat akan investasi saham, anda perlu memahami setiap perusahaan dan membaca laporan keuangan mereka. Anda juga diharuskan memahami situasi perekonomian yang sedang berjalan dan seberapa berpengaruh bagi perusahaan dan industri.

Namun disisi lain, investasi reksadana tidak memerlukan banyak waktu untuk memahami seluk beluk perusahaan. Karena yang perlu anda perhatikan adalah produk investasi, jangka waktu dan profil resikonya saja. Ditambah lagi dengan memilih produk reksadana yang dikelola oleh manajer investasi yang handal, tentunya anda tidak perlu ragu lagi.

4. Investasi Saham Atau Reksadana, Mana Yang Cocok Untuk Anda?

Jika ditanya hal investasi mana yang cocok, kembali lagi ke sifat anda sendiri. Jika anda seorang investor yang

  • Agresif
  • Bersedia mengambil resiko tinggi
  • Investasi untun jangka panjang
  • Bersedia menyisihan waktu untuk memperhatikan dan memahami seluk beluk perusahaan

Jika anda seorang yang bersifat seperti diatas. Maka, investasi saham menjadi pilihan yang tepat untuk anda.

Namun jika anda adalah seorang investor yang sebagai berikut :

  • Tidak memiliki pengalaman berinvestasi
  • Takut dengan resiko tinggi
  • Belum memiliki banyak dana

Maka sebaiknya pilihlah investasi reksadana, itu pilihan yang sangat tepat untuk anda.

Demikian pertimbangan untuk anda yang kebingungan memilih ivestasi saham atau reksadana. Saran kami, bijaklah dalam memilih produk investasi dan jangan tergesa-gesa. Sesuaikanlah kemampuan anda untuk berinvestasi. Hal yang paling penting adalah pilihlah produk investasi yang sudah terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) demi keamanan uang anda. Jangan tergiur dengan investasi yang menjajikan return besar produk investasi abal-abal yang tidak mengantongi izin.

Sekian dari kami. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu anda yang sedang kebingungan dalam memilih antara investasi saham atau reksadana. Lihat juga artikel kami tentang Investasi Reksadana Untuk Pemula Yang Wajib Diketahui. Sekian dan Terimakasih.