Mohon Menunggu...
Anda akan diarahkan ke website

Icon Website Rajaloker.id

15+ Contoh Pertanyaan Interview Bahasa Inggris dan Jawaban

Contoh Pertanyaan dan Jawaban Interview Bahasa Inggris
Bagikan :
Daftar Isi hide

15+ Contoh Pertanyaan Interview Bahasa Inggris dan Jawaban – Interview merupakan sebuah tahap yang penting dalam proses perekrutan. Ketika kamu berhasil melewati proses screening CV dan lanjut pada tahap interview, bisa dipastikan bahwa HRD ingin mengenalmu lebih dalam untuk mengetahui apakah kamu cocok dengan pekerjaan yang akan diberikan.

Dalam kegiatan interview, akan ada percakapan/tanya jawab antara HRD/user dan pelamar kerja. Dari sini, konten yang tercantum pada CVmu akan dipertanyakan untuk memberi gambaran yang lebih detail mengenai pekerjaan kamu sebelumnya, latar belakang pendidikan, dan skills yang kamu kuasai.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kegiatan wawancara kerja dapat dilakukan dalam bahasa Inggris mengingat bahwa bahasa Inggris sudah umum digunakan dalam pekerjaan dan merupakan sebuah skill yang mempunyai nilai tambah. Maka dari itu, tidak ada salahnya kamu melatih diri dan mempersiapkan dirimu untuk menjawab pertanyaan interview dalam bahasa Inggris.

Berikut adalah 15+ contoh pertanyaan dan jawaban untuk interview kerja bahasa Inggris dan artinya yang akan membantumu lolos dan berhasil dalam job interview kamu.

Contoh Pertanyaan Interview Bahasa Inggris

1. Please introduce yourself briefly

(Tolong perkenalkan dirimu secara singkat)

Jelaskan secara singkat saja tentang dirimu mengenai posisimu sekarang, latar belakang dan pengalamanmu sebelumnya yang relevan.

Contoh jawaban:

My name is Cacha. I’ve been working as a graphic designer at a technological startup company, ABC, for 2 years. My responsibilities include work with the art director to create visual concepts for online banners, advertisements, and brochures that inform or persuade our consumers. 

I’ve always been interested in graphic design, specifically in advertisements which I studied in college.”

“Nama saya Cacha. Saya sudah bekerja sebagai graphic designer di sebuah perusahaan startup tekonologi, ABC, selama 2 tahun. Tanggung jawab saya di antaranya bekerja sama dengan art director untuk membuat konsep visual untuk online banner, iklan, dan brosur yang bertujuan untuk menginformasikan atau meyakinkan konsumen.

Saya tertarik dengan desain grafis khususnya di bidang periklanan, yang saya pelajari saat di perkuliahan.”

Video Dari BikinCV

Baca juga : CV ATS Bahasa Inggris

2. What do you know about our company?

(Apa yang kamu tahu tentang perusahaan kami?)

Perekrut ingin melihat kesiapan dan niat kamu untuk mencari tahu lebih lanjut tentang perusahaan. Lewat pertanyaan ini, perekrut bisa mengetahui apakah kamu hanya sekadar melamar secara asal atau memiliki minat terhadap perusahaan tersebut.

Contoh jawaban:

I read on your website that your company is a fast-growing startup that focused on B2B digital services. Since its establishment, your company has gained several achievements, awards, and milestones. I also like the way you market your services and approach your target market.”

“Saya membaca di situs Anda bahwa persusahaan Anda merupakan startup yang bertumbuh dengan cepat dan berfokus pada layanan digital B2B. Sejak berdiri, perusahaan Anda telah mendapatkan beberapa pencapaian, penghargaan, dan menciptakan tonggak sejarah. Saya juga suka cara Anda memasarkan layanan dan pendekatan terhadap target pasar Anda.”

Baca juga : Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Inggris

3. Why do you want to work in our company?

(Kenapa kamu ingin bekerja di perusahaan kami?)

Perekrut ingin melihat ketertarikan dan motivasimu untuk bekerja di perusahaan mereka. Inilah kesempatanmu untuk meyakinkan perekrut bahwa kamu serius untuk bekerja di perusahaan tersebut. Hati-hati dengan jawaban yang terlalu umum.

Jawaban : 

Your company reputation is one of the factors. I would be proud to work for a company with strong and clear vision. I also read on your website that creativity and innovation are one of your core values and I feel that your values align with my own personal values. That’s why I’m excited to join your company.

“Reputasi perusahaan Anda menjadi salah satu faktornya. Saya akan bangga bisa bekerja di perusahaan yang memiliki visi yang kuat dan jelas. Saya juga membaca pada situs Anda bahwa kreativitas dan innovasi merupakan salah satu nilai utama dalam perusahaan ini dan saya merasa nilai tersebut sesuai dengan nilai pribadi yang saya pegang. Itulah mengapa saya tertarik untuk bergabung dengan perusahaan ini.”

4. Why are you interested in the position?

(Kenapa kamu tertarik dengan posisi ini?)

Pewawancara ingin melihat motivasimu melamar pada posisi tersebut. Perusahaan tentu ingin mencari orang yang senang dengan pekerjaan yang ia lakukan. Berikan gambaran mengenai apa yang kamu suka dari posisi tersebut.

Contoh jawaban:

I love being a graphic designer because I love the creative process. I love the process of transforming information into visual forms that can easily and effectively communicated to the target consumers.

“Saya suka menjadi seorang desainer grafis karena saya suka proses kreatifnya. Saya menyukai proses mengubah informasi menjadi bentuk visual yang dapat dikomunikasikan dengan mudah dan efektif kepada target konsumen.”

Baca juga : Contoh Surat Resign Bahasa Inggris

5. Do you have any working experience related to this position?

(Apakah kamu punya pengalaman kerja terkait posisi ini?)

Rekruter ingin tahu pengalaman kerjamu lebih lanjut, apakah pengalamanmu relevan dengan posisi yang dituju dan bagaimana kamu bisa mempersiapkan diri untuk posisi tersebut.  Ceritakan beberapa pengalaman kerjamu secara spesifik.

Contoh:

Yes, I do. When I was in college, I worked as a graphic designer intern at a creative agency where I was involved in several projects. There I honed my skills in creating design for branding. It was there then I discovered the field that I wanted to go into for my career.

“Ya, saya punya pengalaman yang berkaitan. Saat saya masih berkuliah, saya bekerja sebagai intern desainer grafis di sebuah agensi kreatif dimana saya terlibat dalam sejumlah project. Di sana, saya mengembangkan kemampuan saya dalam membuat desain untuk branding. Di sanalah saya menemukan bidang yang ingin saya tekuni sebagai karier.”

6. Tell us about your education

(Ceritakan tentang riwayat pendidikanmu)

Disini, perekrut ingin mengetahui latar belakang pendidikanmu dan hal-hal yang pernah kamu pelajari yang mungkin berkaitan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Kamu tidak perlu menjabarkan pendidikan dari TK hingga kuliah. Jelaskan yang penting saja.

Contoh:

I recently graduated from XYZ University with an art degree. There, I took Visual Brand Design as my concentration where I learned about Visual Literacy, Typgography, Illustration, and Digital Visualization. I also participated in a few competitions like Branding and Typography competition.

“Saya baru saja lulus dari Universitas XYZ dengan gelar Sarjana Desain. Di sana, saya mengambil peminatan Visual Brand Design dimana saya belajar tentang Visual Literacy, Typography, Illustration, dan Digital Visualization. Saya juga berpartisipasi dalam sejumlah perlombaan seperti lomba Branding dan Typography.”

7. Why did you leave your previous/current job?

(Kenapa kamu keluar dari pekerjaanmu sebelumnya/sekarang?)

Pertanyaan ini bisa menjebak. Maka itu, coba untuk menjawab secara positif dan tidak menjelek-jelekkan tempatmu sebelumnya bekerja. Sebaliknya, tunjukkan bahwa kamu semangat untuk mengeksplor kesempatan baru dan bagaimana posisi yang kamu lamar ini lebih sesuai dengan dirimu.

Contoh:

I’m currently looking for new opportunities and challenges. I’d love to be involved in the strategic process in a digital marketing for a specific company, and I know I’d have that opportunity here.

“Saya saat ini mencari kesempatan dan tantangan baru. Saya ingin terlibat dalam proses strategis pemasaran digital untuk perusahaan secara fokus, dan saya tahu saya memiliki peluang untuk mendapatkan itu di sini.”

Contoh Pertanyaan Interview Bahasa Inggris

8. What is your greatest professional achievement?

(Apa prestasi profesional terbesarmu?)

Kamu tidak perlu terlalu merendah untuk menjawab pertanyaan ini. Pewawancara akan lebih tertarik untuk merekrutmu jika kamu bisa menunjukkan hasil dan pencapaian kerjamu. Ceritakan situasi yang pernah kamu alami dan pekerjaan yang harus kamu selesaikan, kemudian jelaskan bagaimana kamu menyelesaikannya dan hasil apa yang didapat.

Contoh:

My greatest accomplishment is when I was given responsibility to lead a campaign. I noticed that our team has difficulty building awareness. So I took initiative to gather the team and discuss our strategy based on the persona and target audience we want to hit. We analyzed our previous data that has proven to work as a strategy. I also implemented a short A/B testing. At the end of the campaign, our social media audience grow by 75%.”

“Salah satu pencapaian saya adalah saat saya diberi tanggung jawab untuk memimpin sebuah kampanye. Saya menyadari bahwa tim kami kesulitan membangun awareness. Jadi saya berinisiatif mengumpulkan tim dan mendiskusikan kembali strategi kami berdasarkan persona dan target audiens yang ingin kami capai. Kami menganalisis data-data kami sebelumnya yang telah terbukti berhasil sebagai strategi. Saya juga mengimplementasikan A/B testing secara singkat. Pada akhir kampanye, audiens media sosial kami bertambah sebesar 75%.”

9. When do you feel most satisfied in your work?

(Kapan kamu merasa paling puas dengan pekerjaanmu?)

Hindari memberikan jawaban yang rancu. Pikirkan sesuatu yang pernah kamu kerjakan dengan baik dan kamu nikmati. Inilah kesempatan untuk menceritakan minat dan antusiasmemu. Berikan kesan bahwa melakukan pekerjaan itu sendiri telah memberikanmu kepuasan.

Contoh:

I feel most satisfied when I can collaborate in a team where we can all contribute our ideas and work together to achieve the target we have set in the beginning.

“Saya merasa paling puas ketika saya bisa berkolaborasi dalam tim dimana kami semua bisa menyumbangkan ide-ide kami dan bekerja sama untuk mencapai target yang telah ditetapkan di awal.”

10. What do you like the least about your job?

(Apa yang paling kamu tidak suka tentang pekerjaanmu?)

Hati-hati dalam menjawab pertanyaan ini. Kamu tentu tidak ingin jawabanmu menjadi seperti sedang berkeluh kesah. Cara termudah untuk menghadapi pertanyaan ini adalah fokus pada kesempatan yang bisa kamu dapat dari pekerjaan yang lamar yang tidak bisa kamu dapatkan di pekerjaanmu sekarang atau sebelumnya. Jaga agar jawabanmu tetap positif.

Contoh:

I enjoyed working in a creative agency because it was where I was able to gain experience to handle different requests and adjust diverse styles of design. 

However, I’m currently looking for a new experience where I can implement all the learnings to something with a more singular focus and have a deeper impact. I believe working in your company will allow me to gain such opportunity.

“Saya senang bekerja di agensi kreatif karena itulah dimana saya bisa mendapatkan pengalaman menangani berbagai permintaan yang berbeda dan menyesuaikan beragam gaya desain.

Namun, saat ini saya ingin mencari pengalaman baru dimana saya dapat menerapkan semua pembelajaran tersebut untuk sesuatu yang lebih memiliki satu fokus dan bisa memberikan dampak yang lebih dalam. Saya percaya bekerja di perusahaan Anda akan memungkinkan saya untuk mendapatkan kesempatan itu.”

11. Please specify 3 of your strengths

(Sebutkan 3 kelebihanmu)

Lewat pertanyaan ini, perekrut ingin memastikan bahwa kualitas dirimu sesuai dengan apa yang mereka cari. Maka itu, cari tahu terlebih dahulu mengenai budaya kerja yang diterapkan dalam perusahaan tempat kamu melamar. Hindari jawaban-jawaban klise seperti ‘perfeksionis’.

Contoh:

My strengths are that I am a team-player, I’m eager to learn new things, and have a good analytical thinking.

“Kelebihan saya adalah saya merupakan seseorang yang mampu bekerja dalam tim, saya senang belajar hal baru, dan memiliki kemampuan analitis yang baik.”

12. Please specify 3 of your weaknesses

(Sebutkan 3 kekuranganmu)

Pertanyaan mengenai kelebihan umumnya diikuti pertanyaan mengenai kekurangan. Pertanyaan ini terkesan menjebak, tetapi tujuan sebenarnya adalah perekrut ingin melihat apakah kamu sebenarnya mengenali dirimu dan bagaimana kamu menangani kelemahan-kelemahanmu. Jawab pertanyaan ini dengan jujur tanpa dibuat-buat.

Contoh:

My weaknesses are I often lose focus when I am occupied with so many things. To overcome this, I came up with a to-do list and time-management system that allows me to organize all my tasks. Another weakness I have is that I have high expectations of myself so sometimes it can take me a long time to finish a project as I want to make sure I did my best. The last one is that I can easily get bored.

“Kekurangan saya adalah saya seringkali hilang fokus saat terlalu sibuk dengan banyak hal. Untuk mengatasi ini, saya membuat to-do list dan sistem manajemen waktu yang memungkinkan saya untuk mengatur semua tugas saya. Kelemahan lain yang saya miliki adalah saya punya ekspektasi yang tinggi terhadap diri saya sehingga terkadang saya butuh waktu lama untuk menyelesaikan suatu proyek karena saya ingin memastikan saya telah melakukan yang terbaik. Terakhir, saya mudah bosan.”

13. What do you like to do outside of work?

(Apa yang kamu suka lakukan di luar pekerjaanmu?)

Pewawancara terkadang menanyakan aktivitasmu di luar pekerjaan seperti hobi atau ketertarikanmu untuk mengenalmu lebih dalam. Pertanyaan ini menjadi kesempatan untuk menonjolkan kepribadianmu. Jangan sampai kamu memberikan kesan kamu akan menghabiskan waktumu mengerjakan hal lain di luar pekerjaanmu.

Contoh:

During my spare time, I enjoy watching movies. I think movies offer us fresh perspectives to look at certain issues. Related to this hobby, I also like to observe movie posters and create alternative posters for fun. I’m actually involved once in a design team for short movie back in college.

“Di waktu luang, saya senang menonton film. Menurut saya film menawarkan perspektif baru dalam melihat isu-isu tertentu. Terkait hobi ini, saya juga suka mengobservasi poster film dan membuat poster alternatif. Saya pernah terlibat sekali dalam tim desain untuk film pendek saat di perguruan tinggi.”

14. What motivates you?

(Apa yang memotivasi dirimu?)

Perekrut ingin melihat seberapa termotivasi kamu untuk melakukan pekerjaanmu dan mengerjakannya dengan baik. Pikirkan apa yang membuatmu bersemangat di posisimu sebelumnya dan jelaskan apa yang membuatmu termotivasi dari posisi yang kamu lamar. Bisa juga dengan memberikan contoh pengalaman yang menunjukkan motivasimu.

Contoh:

I have a strong desire to learn new things and develop my skills so that I can implement them in my work and contribute more to my team and the projects I work onThis is also what excites me about this role.

“Saya memiliki keinginan yang kuat untuk belajar hal-hal yang baru dan mengembangkan kemampuan saya sehinga saya bisa mengimplementasikannya dalam pekerjaan saya dan berkontribusi lebih lagi untuk tim saya dan proyek-proyek yang saya kerjakan. Ini juga yang menjadi alasan mengapa saya tertarik dengan posisi ini.”

15. Where do you see yourself 5 years from now?

(Bagaimana kamu melihat dirimu dalam 5 tahun ke depan?)

Jika mendapat pertanyaan ini, jawab dengan jujur dan spesifik mengenai goal masa depanmu. Jawaban seperti apa yang diharapkan perekrut? Pewawancara ingin melihat apakah kamu memiliki tujuan yang realistis, ambisi dan dorongan untuk mencapai goal tersebut, dan apakah posisi yang kamu lamar sesuai dengan tujuanmu.

Pikirkan bagaimana posisi yang kamu lamar bisa membawamu lebih dekat dengan tujuanmu. Bagaimana jika kamu belum benar-benar yakin dengan tujuan dan aspirasimu? Kamu bisa menyampaikan bahwa kamu melihat pengalaman ini bisa berperan penting dalam membantumu membuat keputusan tersebut.

Contoh:

One of the reason I’m excited about this role is because in five years, I would like to be seen as someone with expertise in design and branding, especially in the commercial sector. I also see myself becoming a project leader and eventually mentoring other employees.

“Salah satu alasan saya tertarik dengan posisi ini adalah karena dalam 5 tahun, saya ingin menjadi seseorang yang memiliki keahlian di bidang desain dan branding, terutama di sektor komersial. Saya juga melihat diri saya menjadi seorang pemimpin proyek dan membimbing karyawan lain.”

16. How do you deal with pressure or stressful situations?

(Bagaimana kamu mengatasi tekanan atau situasi yang membuat stres?)

Jangan menghindari pertanyaan ini dengan mengatakan “Saya menjalaninya saja” atau “Saya biasanya tidak merasa stres”. Sebaliknya, bicarakan mengenai strategimu dalam menghadapi stres dan bagaimana kamu membicarakan tekanan yang kamu hadapi.

Contoh:

I usually break down each project into small tasks and set a schedule for them so I know what needs to be done.

If the stress is caused by a colleague or my supervisor, I will try to discuss the problems with them and how we both could handle the situations.”

“Saya biasanya membagi tiap proyek menjadi tugas-tugas yang lebih kecil dan mengatur jadwal untuk mengerjakannya sehingga saya tahu apa-apa saja yang harus dilakukan.

Jika tekanan tersebut disebabkan oleh rekan kerja atau atasan saya, saya akan mencoba membahas masalah tersebut dengan mereka dan bagaimana kita berdua bisa menanganinya.”

17. What type of work environment do you look for?

(Lingkungan kerja seperti apa yang kamu cari?)

Lakukan riset terlebih dahulu mengenai lingkungan dan budaya kerja di perusahaan tempat kamu melamar. Apakah lingkungan tersebut dinamis, fleksibel, konvensional, dan sebagainya.

Kemudian jelaskan bagaimana dirimu bisa bekerja dalam lingkungan kerja yang demikian. Berikan jawaban positif dan tunjukkan antusiasmemu. Di akhir, kamu bahkan bisa balik bertanya mengenai seperti apa lingkungan kerja di tempat kamu melamar.

Contoh:

I love to experience and learn new things. I believe new environment will allow me to either develop my skills or gain new skills. I’m also confident that I can work well both individually and in a team.

I am passionate about my work and I really like working with people who feel the same way about theirs and committed in doing their roles.”

“Saya suka mendapatkan pengalaman dan pembelajaran baru. Kemudian saya percaya lingkungan baru akan memungkinkan saya untuk mengembangkan kemampuan saya atau mendapatkan kemampuan baru. Saya juga percaya diri bahwa saya bissia bekerja baik secara individu maupun dalam tim.

Saya semangat dalam bekerja dan saya suka bekerja dengan orang-orang yang memiliki perasaan yang sama tentang pekerjaan mereka dan memiliki komitmen dalam melakukan tugas masing-masing.”

Itulah artikel mengenai 15+ Contoh Pertanyaan Interview Bahasa Inggris dan Jawaban. Semoga Contoh Pertanyaan Interview Bahasa Inggris diatas dapat membantu dan memberikan tambahan informasi. Selamat Mencoba dan Semoga Berhasil.

Bagikan Yuk :

Cek Lowongan Kerja Terbaru

Pembayaran

  • Pembayaran dengan Bank BCA
  • Pembayaran dengan OVO
  • Pembayaran dengan GoPay
  • Pembayaran dengan Shopee Pay
  • Pembayaran dengan DANA
  • Pembayaran dengan LinkAja
  • Pembayaran dengan Qris
  • Pembayaran dengan AlfaMart
  • Pembayaran dengan AlfaMidi
  • Pembayaran dengan DanDan
  • Pembayaran dengan Bank Mandiri
  • Pembayaran dengan Bank Permata
  • Pembayaran dengan Bank BRI
  • Pembayaran dengan Bank BNI