Bagaimana Membuat CV Bahasa Inggris Agar Lolos ATS

Bagaimana Membuat CV Bahasa Inggris Agar Lolos ATS

Bagaimana Membuat CV Bahasa Inggris Agar Lolos ATS – Dalam bekerja, bahasa inggris tentunya menjadi kemampuan yang penting saat ini. Tak jarang kita menemukan syarat pada lowongan pekerjaan yang hampir sebagian besar mencantumkan kempampuan satu ini. Maka dari itu, tak jarang banyak yang membuat CV lamaran kerja menggunakan bahasa inggris.

Membuat CV menggunakan bahasa inggris bisa kamu lakukan saat melamar pada perusahaan yang mencantumkan kemampuan ini dilowongannya. Dengan ini, kamu dapat membuktikan bahwa kamu memenuhi persyaratan kerja di perusahaan yang kamu lamar. Selain itu, CV dengan bahasa inggris juga memberikan kamu peluang besar untuk dilirik oleh perusahaan.

Meski CV dengan bahasa inggris ini kerap dipergunakan, nyatanya masih banyak orang yang kebingungan dalam membuatnya. Membuat CV satu ini terkesan sangat sulit karena harus menggunakan bahasa inggris yang baik dan benar. Beberapa orang kebingungan dengan cara pembuatannya.

CV ini tidak dapat kamu buat dengan sembarangan, sebab akan berpengaruh kepada diterima atau tidaknya kamu di perusahaan tersebut. Mengingat, kini HRD akan lebih mudah menyeleksi CV kamu kamu karena mereka menggunakan software pembantu yaitu Applicant Tracking System (ATS)Dengan ini, HRD akan lebih efektif dan efisien dalam menyeleksi CV yang dikirimkan oleh pelamar.

Bagi kamu yang berkeinginan membuat CV menggunakan bahasa inggris agar lolos ATS, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui. Berikut kami akan memberikan yang perlu diperhatikan saat pembuatan CV satu ini, agar lolos ATS.

Cara Membuat CV Bahasa Inggis Agar Lolos ATS

Bagaimana Membuat CV Bahasa Inggris Agar Lolos ATS
Ilustrasi CV | Image Source : Pexels.com

1. Perhatikan Susunan Grammar

Seperti yang kita ketahui, bahasa inggris memiliki pola kalimat yang berbeda unyuk mendeskripsikan suatu kejadian dengan waktu yang berbeda. Diantaranya, terdapat pola kalimat untu masa sekarang (present), masa lampau (past tense), dan masa depan (future).

Secara umum, penulisan CV dalam bahasa inggris bisanya menggunakan kalimat past tense karena pengalaman tesebut merupakan kejadian lampau. Namun jika kamu masih bekerja hingga saat ini, maka kamu boleh menggunakan kalimat present tense. 

2. Perhatikan Penggunaan Kata Jamak (Plural) dan Tunggal (Singular)

Kata tunggal (singular) ini dapat digunakan ketika kamu menggunakan kata ganti perusahaan sebelumnya. Terlepas dari beberapa jumlah karyawan, pada intinya kamu bekerja di satu perusahaan. Dengan ini, maka kata yang tepat adalah “part of it’s team”, bukan “part of their team”.  

3. Penggunaan Subjek “I”

CV yang baik adalah CV yang tidak bertele-tele. Terdiri dari 1 halaman dengan isi yang singkat, padat dan jelas. Penggunaan kata “I” pada CV akan memberikan kesan bertele-tele dan bermakna kurang kuat. Seperti contoh,

” Directed and trained a sales team that surpassed their targets.”  tentu kalimat ini akan lebih baik dan terkesan kuat dibandingkan dengan ” I was ini charge of a sales team that hit all it’s targets.”

4. Tempatkan Kolom Pengalaman Kerja Sebelum Kolom Pendidikan

Perlu kamu ketahui, di negara yang berbahasa inggris, penempatan pengalaman kerja (work experience) ditempatkan lebih dulu sebelum pendidikan (education). Sebab perusahaan ingin melihat bagaimana pengalaman langsung kamu dalam bekerja dan apa saja yang sudah kamu capai. Pengalaman kerja bisa juga kamu gantikan dengan pengalaman magang atau organisasi.

5. Memperhatikan Penulisan Gelar Pedidikan dan Jabatan

Penting untuk kamu perhatikan, gelar di Indonesia tidak selalu sama persis artinya dengan bahasa inggris. Misalnya saja kamu adalah lulusan sastra, tidak seslalu bergelar “Bachelor of Literature”. Bisa juga kamu bergelar “Bachelor of Arts atau Bachelor of Humanity”. 

Begitupun dengan jabatan atau posisi dari pengalaman kerja dan organisasimu. Misal pada bagian yang menyangkut humas yang dalam bahasa inggris bisa disebut sebagai Public Relation, Community Relation, Government Relation, dan yang lainnya.

6. Perhatikan Ejaan

Saat membuat CV, kamu juga perlu memastikan setiap ejaan dan penempatan tanda baca. Sebab, dalam bahasa inggris tanda baca bisa memiliki banyak makna, seperti keterangan kepemilikan, waktu dan kuantitas.

 

Sekian artikel satu ini untuk kamu yang berkeinginan untuk membuat CV bahasa inggris, semoga bermanfaat dan dapat membantu. Jangan lupa untuk simak berbagai artikel menarik lainnya seputar dunia kerja hanya di BikinCV Blog.

Bagikan Yuk :

Pembayaran

  • Pembayaran dengan Bank BCA
  • Pembayaran dengan OVO
  • Pembayaran dengan GoPay
  • Pembayaran dengan Shopee Pay
  • Pembayaran dengan DANA
  • Pembayaran dengan LinkAja
  • Pembayaran dengan Qris
  • Pembayaran dengan AlfaMart
  • Pembayaran dengan AlfaMidi
  • Pembayaran dengan DanDan
  • Pembayaran dengan Bank Mandiri
  • Pembayaran dengan Bank Permata
  • Pembayaran dengan Bank BRI
  • Pembayaran dengan Bank BNI