Mohon Menunggu...
Anda akan diarahkan ke website

Icon Website Rajaloker.id

Apa Saja Jenis Jenis Test Psikotes Masuk Kerja?

Apa Saja Jenis Jenis Test Psikotes Masuk Kerja?

Apa Saja Jenis Jenis Test Psikotes Masuk Kerja? – Tes psikotes menjadi salah satu tahapan saat melamar kerja. Pada tahapan satu ini, tak jarang pelamar merasakan kesulitan dan gugur dalam tahapan ini. Bagi kamu yang ingin melamar kerja, apa kamu sudah mengetahui jenis-jenis test psikotes?

Test satu ini haruslah kamu ketahui ketika melamar kerja. Sebab, hampir semua perusahaan menggunakan test satu ini. Tahapan ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir, karakter dan kepribadian kandidat. Maka dari itu, test ini kerap diselenggarakan oleh perusahaan untuk pelamar kerja.

Tahapan ini biasanya dilakukan setelah tahapan seleksi administrasi berkas, seperti CV dan Surat Lamaran Kerja. Setelah lulus seleksi tahapan pertama, lalu lanjut ke tahapan test psikotes. Jika pelamar lolos dalam test psikotes ini, maka pelamar akan melanjutkan ke tahapan interview kerja.

Ada beragam jenis test pesikotes yang perlu kamu ketahui. Karena memiliki banyak jenis, tentu setiap perusahaan menggunakan test yang berbeda. Maka dari itu, kamu perlu mengetahui jenis-jenis test psikotes kerja, agar dapat mengerti. Penasaran?

Jenis Jenis Test Psikotes Kerja

Apa Saja Jenis Jenis Test Psikotes Masuk Kerja?
Ilustrasi Test Psikotes | Image Source : istockphoto.com

1. Tes IQ

Psikotes yang pertama adalah tes Intelligence Quotient atau nilai kecerdasan seseorang. Test ini ter diri dari pertanyaan-pertanyaan yangh berhubungan dengan angka dan bahasa. Test IQ ini bertujuan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam menggunakan angka dan bahasa.

2. Tes Wartegg

Tes Wartegg ini yang ditemukan oleh psikolog asal Jerman, yaitu Ehrig Wartegg. Test ini bertujuan untuk mengukur kemampuan analisa seseorang.

Dalam test Wartegg, soal berupa gambar dalam pola yang mengadung pola titik, garis lurus, garis melengkung dan garis baraturan. Kamu akan diminta untuk membuat sesuatu dari pola tersebut. Setiap pola memiliki arti yang berbeda, yang di nilai adalah bagaimana cara kamu dalam mengambil keputusan.

3. Penalaran Logika dan Aritmatika

Jenis test satu ini bertujuan untuk menguji kemampuan analisa dan pemecahan masalah. Umumnya, tes ini berisikan soal berupa pola gambar dan angka, dan kamu akan melanjutkan pola-pola tersebut. Meski terlihat mudah, namun tak jarang ada yang terjebak oleh psikotes jenis ini. Oleh karena itu, ketelitian menjadi kunci yang utama.

4. Psikotes Spasial

Pada tes satu ini, kamu akan menerima soal yang berisikan bermacam-macam bentuk mengenai bangun ruang dan kamu harus memahami detail setiap bangun ruang tersebut. Test ini bertujuan untuk mengukur kemampuan imajinasi yang kamu miliki.

5. Tes Analog Verbal

Tes psikotes selanjutnya adalah analog verbal atau kemampuan verbal. Ciri-ciri tes ini adalah soal yang berisikan lawan kata/antonim dan persamaan kata/sinonim. Ter ini bertujuan untuk melihat kemampuan seseorang dalam tata bahasa. Porsi soal jenis ini cukup banyak dan mencapai 40 soal. Meski begitu, cara pengerjaan jenis tes ini sedikit lebih mudah dari tes yang lainnya. Yang penting dalam pengerjaannya adalah konsentrasi dan kemampuan kosa kata yang baik.

6. Tes EPPS

EPPS atau Edward Personal Preference Schedule, dalam tes ini kamu akan menjawab pertanyaan yang memiliki dua opsi jawaban yakni A dan B. Dalam tes ini, jawaban yang kamu pilih akan menggambarkan kepribadian kamu sendiri.

Tips menjawabnya, pilihlah jawaban yang kamu rasa paling dekat dengan kerpibadian kamu. Jangan mengosongkan jawaban meski merasa dari dua pilihan yang tersedia tidak sesuai dengan kepribadian yang kamu miliki.

7. Tes Psikologi DAM (Draw A Man)

Jenis ini jarang keluar pada proses perekrutan. Sesuai dengan namanya, kamu diminta untuk untuk menggambar seorang manusia. Selanjutnya, kamu harus mendeskripsikan gambar tersebut mulai dari jenis kelamin, usia, hingga aktivitas orang dalam gambar. Tujuan dari tes ini adalah untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri seseorang, tanggung jawab dan kestabilannya dalam pekerjaan.

8. Tes Pauli

Tes pauli atau tes kreaplin ini memiliki bentuk soal berupa pola angka-angka yang di tambah, kurang, bagi ataupun kali dengan susunan mebujur ke bawah.

Dalam tes ini kamu akan menuliskan angka selanjutnya setelah mengetahui susunan angka sebelumnya. Tes ini bertujuan untuk mengetahui tingkat konsentrasi dan ketahanan, ketelitian, serta kemampuan dalam menyelesaikan pekerjaan secara tepat.

9. Tes Army Aplha Intelegence

Tes satu ini terdiri dari kombinasi deret angka dan deret bentuk. Biasanya, antara soal satu dengan lainnya saling berkaitan. Umumnya, fungsi tes ini adalah untuk mengukur kemampuan daya tangkap dan kecepatan penerimaan instruksi atau perintah seseorang.

Tips Menyelesaikan Tes Psikotes Kerja

Apa Saja Jenis Jenis Test Psikotes Masuk Kerja?
Ilustrasi Tes Psikotes | Image Source : istockphoto.com

Setelah kamu mengetahui jenis-jenis test psikotes, ada juga yang tak kalah penting untuk kamu ketahui, yaitu cara mengerjakannya. Dalam menyelesaikan tes psikotes kerja banyak menggunakan penelaran logika dan kemampuan analisa. Selain itu, ketelitian juga harus kamu tingkatkan dalam pengerjaan tes ini. Yuk simak tips menyelesaikan soal test psikotes di bawah ini!

1. Pelajari soal-soal psikotes

Hal yang pertama adalah kamu harus mempelajari soal-soal psikotes kerja. Umumnya, inti dari soal psikotes kerja memiliki kesamaan sehingga apabila jenis dan karakter soal psikotes sudah kamu kuasai, maka pada pengerjaanya akan lebih mudah.

Tidak perlu bingung dalam mempelajarinya, sebab saat ini telah banyak terdapat buku-buku yang menyediakan contoh soal dan jawaban psikotes kerja. Selain itu, juga terdapat banyak video tutorial psikotes kerja yang bermunculan.

2. Fokus dan berkonsentrasi

Yang tak kalah penting lainnya adalah fokus dan berkonsentrasi dalam mengerjakan test. Perhatikan saat narator menyampaikan instruksi termasuk juga baca dengan teliti instruksi atau perintah yang tertulis dalam soal.

3. Percaya diri

Percaya diri dan optimis akan dapat memberikan energio positif dalam diri. Setelah persiapan yang bersifat teknis kamu rasa sudah cukup matang, rasa percaya diri dan optimisme tentu akan membuat kemampuan berpikir menjadi lebih jernih. Meski begitu, kamu juga perlu persiapan yang matang baik dari segi teknis dan mental dalam menghadapi test psikotes.

Sekian Jenis Jenis Test Psikotes Masuk Kerja, semoga bermanfaat dan dapat membantu. Ikuti tips di atas agar kamu dapat lolos tahapan satu ini dan lanjut ke proses interview kerja.

Jangan lupa untuk selalu mempersiapkan diri saat akan melamar kerja. Mengingat persaingan melamar kerja di era digital ini semakin ketat, sebaiknya lalukan Persiapan Melamar Kerja Era Digital agar dapat bersaing.

Sekian informasi di atas, simak berbagai artikel seputar dunia kerja yang menarik lainnya hanya di BikinCV Blog. Tetap semangat para pelamar kerja!

Bagikan Yuk :

Cek Lowongan Kerja Terbaru

Pembayaran

  • Pembayaran dengan Bank BCA
  • Pembayaran dengan OVO
  • Pembayaran dengan GoPay
  • Pembayaran dengan Shopee Pay
  • Pembayaran dengan DANA
  • Pembayaran dengan LinkAja
  • Pembayaran dengan Qris
  • Pembayaran dengan AlfaMart
  • Pembayaran dengan AlfaMidi
  • Pembayaran dengan DanDan
  • Pembayaran dengan Bank Mandiri
  • Pembayaran dengan Bank Permata
  • Pembayaran dengan Bank BRI
  • Pembayaran dengan Bank BNI